Minggu, 06 Januari 2013

PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA


 Nama  :  Mutiara limbong
Kelas    : c akuntansi
Nim      : 921 411 123

PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA


A.          Latar Belakang Masalah
Pelaksanaan penelitian ini berdasarkan pada keadaan siswa-siswi sekarang yang dijadikan sebagai pelaku-pelaku kehidupan zaman sekarang. Di zaman era globalisasi ini mereka hidup dengan seiring perkembangan IPTEK yang memunculkan perangkat mutakhir yang kemampuan perangkat tersebut sangat jauh melaju cepat dibandingkan beberapa dekade yang lalu. Peralatan itu adalah handphone. Istilah handphone ini ada yang menyebutnya HP. Perkembangan teknologi semakin memasyarakat dikalangan anak didik. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi orang tua, karena punya anak yang tidak ketinggalan zaman. Orang tua menyadari akan pentingnya HP bagi anaknya dengan berbagai alasan. Sehingga HP, dewasa ini bukan barang mewah lagi atau bukan kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan primer. Pergeseran nilai terhadap HP merupakan masalah baru bagi pelajaran ekonomi, “kalau demikian pengetahuan tentang kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder dalam bidang ekonomi perlu disesuaikan”. Keberhasilan HP menggerogoti pikiran orang, tak disadari imperialisme budaya pun merajalela. kini HP adalah sakunya anak didik. HP juga mempengaruhi etika tingkah laku penggunanya. Dan HP dapat menjauhkan individu dari lingkungan masyarakat.
Permasalahan timbul sebenarnya bukan dari perangkat tersebut di zaman sekarang ini, akan tetapi kalangan pengguna perangkat tersebut yang menyalahgunakannya. Sekarang ini, banyak anak-anak di bawah umur yang sudah menggunakan handphone dengan berisikan aplikasi atau software yang beberapa isinya sebenarnya tidak layak dioperasikan oleh anak-anak. Handphone menjadi karya baru yang begitu cepat perkembangannya, menjadi media komunikasi yang canggih dan tiada batasan. Selain dampak positif, ternyata juga menimbulkan dampak negatif yang tidak kalah besarnya dari dampak positifnya.
Seiring berkembangnya handphone, ternyata situasi psikologi anak juga mengalami reaksi yang beraneka macam sebagai contoh dari siswa-siswi. Ada dari mereka yang menggunakan handphone untuk menambah nilai pelajaran sekolah, juga ada yang justru membuat siswa malas dan sering membuang waktu di depan handphone. Banyak juga yang menyalahgunakannya untuk bertindak dan bertingkah laku menyeleweng dari norma-norma yang berlaku di masyarakat. Lebih parah lagi ternyata budaya anak-anak juga semakin cepat pertumbuhannya, dengan ada aplikasi-aplikasi yang seharusnya hanya boleh dilihat oleh orang dewasa.jadi berkembangnya hp ini ada baiknya ada buruknya.

B.           Tujuan
Adapun tujuan dari penelitian ini:
1.      Mengetahui perkembangan handphone pada zaman sekarang.
2.      Mengetahui dampak dari penggunaan handphone.
3.      Untuk menjelaskan kemungkinan upaya dan jalan untuk tetap membangun prestasi belajar para siswa yang sudah dipengaruhi model negatif dari handphone, dan upaya untuk mencegah para siswa dari terjebak dalam budaya menyeleweng di handphone.
4.      Untuk mengetahui pengaruh perkembangan handphone bagi pengguna kalangan siswa khususnya.

C.          Manfaat
              
               Beberapa manfaat yang diberikan dari penilitian ini yaitu :
1.      Bagi penulis, dapat mengetahui pengaruh handphone terhadap siswa-siswi masa kini.
2.      Bagi pembaca, penelitian ini sangat berguna terutama sebagai bahan untuk perkembangan motivasi siswa-siswi.

D.          Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas dapat dirumuskan permasalahan penelitian sebagai berikut:
1.      Bagaimana pengaruh perkembangan perangkat handphone bagi lingkungan ?
2.      Bagaimana pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa ?

E.          Pembahasan

Handphone adalah perangkat keras bersifat organisatoris, dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu, mengumpulkan, memproses, dan saling mempertukarkan informasi dengan individu lain. Handphone (HP)  sudah dikenal oleh berbagai kalangan, sehingga dari jaman ke jaman kebutuhan akan handphone (HP) atau ponsel semakin meninggkat, yaitu mulai dari anak kecil hingga dewasa dan orang tua memilih menggunakan alternatif telphone selular / ponsel sebagai pilihan didalam berkomunikasi. Hal ini membuka peluang bagi para pecinta HP utamanya para produsen HP untuk menciptakan HP dengan berbagai macam merk sehingga bisa mendapatkan hasil yang tak terhingga. Banyaknya respon serta permintaan akan handphone, tentu menjadikan para produsen / penjual handphone dan ponsel murah untuk selalu memberikan hal yang baru serta menarik guna menarik para konsumennya untuk selalu menggunakan benda tersebut. Dan tentunya mereka akan terus berinovasi dan memberikan suguhan didalam berkomunikasi antar masyarakat.
Banyaknya model serta tipe dari handphone membuat para produsen telphone seluler bersaing untuk mendapatkan respon serta  daya tarik terhadap masyarakat. Beberapa merek ponsel yang saat ini ada di Indonesia adalah Samsung, Sony Ericsion, Nokia, Blackbarry, dll...Dan saat ini juga telah banyak handphone dengan merek merek cina seperti Cros, Nexian, Mitto dll. Kemunculan merek cina tersebut bertujuan agar untuk memberikan suatu gambaran dimana handphone tidak hanya bisa dimiliki oleh kalangan tertentu saja namun seluruh kalangan bisa memilikinya. Walaupun telah sama sama kita ketahui bahwa nilai beli handphone merek Cina jauh lebih murah dibandingan dengan merek lain. Fitur yang diberikan dari handphone Cina murah juga tidak kalah menariknya dibandingkan ponsel-ponsel yang lain.
Dari pernyataan diatas, kita sama -sama mengetahui bahwa handphone merupakan suatu benda yang penting, bahkan telah menjadi suatu kebutuhan primer para masyarakat, sebab handphone alat pendukung dimana kita bisa berhubungan antar masyarakat. Kemudahan tersebut banyak menjadi pilihan didalam melakukan segala aktivitas. Handphone tentu sangat bermanfaat bagi kita, dan untuk memilih serta memaksimalkan fitur- fitur didalamnya sebaiknya juga disesuaikan dengan kebutuhan si pemilik handphone. Gunakanlah handphone secara maxsimal tanpa harus menyalahgunakan fungsi utama dari phone seluler tersebut.
Percepatan tumbuhnya handphone telah mempengaruhi berbagai sendi kehidupan, bahkan telah mengikis nilai-nilai spiritual, sehingga membuat masyarakat kehilangan identitas, serta terasing dari diri, lingkungan, dan nilai-nlai moral yang dianutnya. Di sini, pendidikan dihadapkan pada masalah yang sangat mendasar.  Di satu sisi, dituntut mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, agar menjadi wahana untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa.  
Di sisi lain, kondisi masyarakat yang sedang sakit dan media yang sering menayangkan berbagai suasana kurang sehat, tidak menunjang terhadap pembentukan kualitas SDM yang diharapkan; bahkan akhir-akhir ini banyak tayangan media yang merupakan pembodohan massa, banyak program televisi dan CD  yang tidak sesuai dengan usia peserta didik padahal dipeuntukkan bagi mereka, tidak sedikit tayangan yang bertentangan dengan ajaran agama, dan banyak pula program-program yang menyesatkan. Ini adalah tantangan tantangan berat terutama bagi perkembangan dunia pendidikan.
Gambaran di atas sangat jelas sekali bahwa kondisi sekarang ini pendidikan sedang dihadapkan pada permasalahan besar, yang tidak boleh dipandang sambil lalu saja. Akan tetapi perlunya suatu penanganan, penelitian, perumusan dan pemutusan jalan keluar bagi pendidikan anak dan siswa sekolah, khususnya tantangan dalam hal akhlaq. 
Pendidikan moral atau pembekalan akhlaq menjadi satu-satunya tumpuan harapan masa depan siswa. Yang dimaksudkan pendidikan moral di sini adalah pendidikan mengenai dasar-dasar moral dan keutamaan perangai, tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak-anak sejak masa kecil hingga dewasa. Untuk itu perlu adanya upaya pemecahan masalah yang dihadapi para pendidik di zaman sekarang, yang tidak bisa terlepas dari persoalan remaja yang selalu berkembang pesat apalagi didukung kepemilikan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang hampir merata. Memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik adalah suatu perbuatan yang mudah, tetapi untuk membentuk jiwa dan watak anak didik itulah yang sukar, sebab anak didik yang dihadapi adalah makhluk hidup yang memiliki otak dan potensi yang perlu dipengaruhi dengan sejumlah norma hidup sesuai ideologi, falsafah dan bahkan.
Secara umum usia remaja merupakan usia pubertas yang sangat labil, cenderung emosional, dan kurang menerima pendapat orang lain. Granville Stanley Hall menyebut masa ini sebagai perasaan yang sangat peka; remaja mengalami badai dan topan dalam kehidupan perasaan dan emosinya. Keadaan semacam ini diistilahkannya sebagai “storm and stress”. Tidak aneh lagi bagi orang yang mengerti kalau melihat sikap dan sifat remaja yang sesekali bergairah sangat dalam bekerja tibatiba berganti lesu, kegembiraan yang meledak bertukar rasa sedih yang sangat, rasa yakin diri berganti rasa ragu diri yang berlebihan.

 Manfaat Bagi Konsumen
Tidak hanya produsen yang menerima manfaat dari adanya Handphone. Kita sebagai konsumenpun bisa merasakan manfaatnya. Manfaat yang kita dapat meliputi berbagai aspek kehidupan. Ada pun manfaat yang kita terima adalah sebagai berikut:

1. Segi Komunikasi
Kalau jaman dahulu manusia biasa berkomunikasi lewat batin atau kelebihan yang dikarunia oleh Allah kepada orang yang dikehendaki. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan manusia memilih berkomunikasi lewat tulisan yang dikirimkan lewat pos dan di era milinium ini, manusia pun memilih berkomunikasi lewat HandPhone karena cara ini dinilai lebih praktis daripada alat-alat komunikasi yang ada sebelumnya.
Dengan adanya HandPhone komunikasi semakin lancar. Kita bisa tepat berkomunikasi tanpa harus memperhitungkan jarak dan tempat kita tinggal. Kita bisa berkomunikasi tanpa terikat tempat karena kalau kita berkomunikasi lewat HP kita lebih praktis dan efisien baik dari segi pemakaian atau pun dari segi cara kita membawa alat komunikasi tersebut.

2. Segi Sosial

Kita bisa memperbanyak teman lewat HandPhone dengan cepat dan mudah. Kita bisa berbagi kabar dengan teman dan kerabat kita yang berada di dalam negri maupun di luar negri tanpa harus menunggu waktu terlalu lama.
Dengan adanya HP, Kita tidak perlu lama-lama mengirimkan, kalau ada yang cepat buat apa kita memilih cara yang lama untuk berbagi. Dengan adanya HP, kita tidak perlu menggunakan jasa pos yang dinilai sangat lamban mengirimkan kabar daripada HP.

3. Segi Pendidikan
Bagi kita yang kebetulan berada dalam ruang lingkup pendidikan, kita tak perlu pusing untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan HP, kita bisa menambah ilmu pengetahuan dengan mudah tanpa harus menemui guru pembimbing. Caranya sangat mudah, kita tekan tombol-tombol tertentu yang ada di HP Kita maka dengan mudah HP tersebut akan menghubungi nomer yang dituju.
Kita bisa berbicara dengan dosen atau guru tentang masalah pendidikan. Masalah politik. Masalah keluarga atau pun berbagai masalah yang kita inginkan. Tak hanya itu, kita bisa mengakses berbagai ilmu pengetahuan lewat fitur GPRS yang berada di HP. Kita bisa bertukar gambar dengan teman kita melalui fitur MMS dan kita pun bisa saling bertukar lagu dengan teman melalui fitur Bluetooth dengan catatan HP yang kita punya menyediakan fitur tersebut.
Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua, baik sebagai produsen maupun konsumen HP atau kita sebagai pengamat maupun penikmat.

Dampak Buruk Penggunaan Handphone/Ponsel Secara Berlebihan

Perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi yang sangat pesat menciptakan berbagai efek negatif yang semakin lama semakin mengkhawatirkan. Berbeda sekali dengan jaman dahulu kala ketika belum ada telepon nirkabel. Banyak kebiasaan-kebiasaan buruk baru manusia timbul setelah menggunakan handphone untuk memenuhi kebutuhan komunikasi jarak jauh. bahkan saat ini banyak di antara kita yang tidak bisa jauh dari handphone/ponsel. Berikut ini adalah  dampak buruk penggunaan handphone/ponsel secara berlebihan :

1. Ngerumpi Lewat BBM, Chatting, Dll

Komunikasi tidak lagi sebatas yang perlu-perlu saja, namun sudah berkembang menjadi hal-hal yang tidak perlu. Akibat tarif sms, telepon suara dan akses data yang murah mengakibatkan orang-orang menggunakan handphone tidak seperlunya saja, namun menjadi sampai puas atau sampai habis pulsa tertentu.


2. Boros Pulsa dan Biaya Berlangganan Akses Internet

Dari yang biasanya habis pulsa lima puluh ribu perbulan menjadi lebih dari seratus ribu rupiah agar bisa menikmati akses internet dan akses jejaring sosial tanpa batas pemakaian. Hp yang dipakai pun semakin canggih dan semakin sering diisi batrenya sehingga akan lebih boros listrik.

3. Terlihat Kurang Bergairah Jika Lupa Membawa HP

Coba bayangkan ketika kita lupa bawa hp ke kantor, sekolah atau kampus seperti apa rasanya? Yang pasti akan merasa seperti ada sesuatu yang hilang dan kita seakan-akan kembali ke masa lalu. Itu berarti tanda-tandanya seseorang sudah kecanduan handphone.

4. Kurang Melihat Yang Jauh-Jauh

Karena terlalu sering melihat ke arah hp maka otomatis mata kita jadi kurang melihat ke arah yang jauh-jauh dan dalam jangka panjang hal ini bisa mengakibatkan cacat mata dalam bentuk rabun jauh. Untuk mengatasinya pun seseorang terpaksa memakai kacamata agar bisa melihat dengan jelas di kejauhan sana.

5. Kurang Konsentrasi di Dunia Nyata

Sudah sering kita mendengar seseorang kehilangan konsentrasi sehingga terjadi kecelakaan fatal pada dirinya. Seseorang yang sedang asyik bertelepon ria atau mendengar musik mungkin akan kurang awas dalam melakukan aktivitas lainnya. Pengguna berat handphone pun terkadang jadi terbiasa melihat ke arah hapenya dalam keadaan serius maupun di saat senggang.


6. Muncul Sifat Gengsi dan Pamer
Hanphone bisa menunjukkan status sosial seseorang sehingga banyak orang yang terkena jebakan gengsi handset. Seseorang yang mamakai hp lama umumnya akan jadi merasa malu dan minder jika orang-orang di sekitarnya sudah memakai handphone yang canggih-canggih. Seseorang pun akan merasa sangat bangga ketika memiliki hp baru, mahal dan canggih yang belum banyak dimiliki orang-orang.

7. Mengunakan Handphone Saat Berkendara

Walaupun sudah dilarang keras menyetir mobil dan sepeda motor sambil menggunakan handphone, tetap saja masih banyak orang yang membandel tidak mau diatur. Hasilnya bisa kita tebak yaitu angka kecelakaan akibat berhandphone ria ketika membawa mobil atau motor kemungkina nantinya akan semakin tinggi.

8. Terlalu Terbuka di Dunia Online

Memanfaatkan henpon untuk berbagi dan mencurahkan segala isi perasaan di jiwa sangat tidak baik bagi keamanan diri sendiri dan orang lain. Tidak jarang seseorang secara tidak sadar menyebarkan aib sendiri atau orang lain yang berujung pada masalah dan penyesalan. Gunakanlah hendphon untuk berkomunikasi dan hindari untuk tujuan untuk menunjukkan siapa diri kita seutuhnya karena dunia online tidak menjamin kerahasiaan dalam bentuk apapun.

9. Malas Bertemu Tatap Muka Secara Langsung

Jika dulu orang harus datang bertemu langsung agar bisa puas berbincang-bindang serta melepas rindu, kini semua itu tergeser oleh keberadaan handphone. Silaturahmi tetap tidak dapat digantikan sms atau telepon singkat. Dengan begitu hubungan sosial antar manusia jadi agak merenggang.

10. Melakukan Tindakan Kriminal dan Perbuatan Dosa

Tanpa seizin pemilik hak cipta, orang-orang banyak yang tanpa merasa berdosa mengopi file-file musik, game, video, aplikasi dan lan sebagainya ke dalam hapenya. Selain itu tidak jarang orang saling berbagai gambar-gambar foto atau rekaman video porno yang dilarang agama.


F.     Kesimpulan

Handphone adalah perangkat keras bersifat organisatoris, dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu, mengumpulkan, memproses, dan saling mempertukarkan informasi dengan individu lain. Jadi, jika terlalu berlebihan dalam menggunakan Handphone akan mempunyai dampak yang tidak baik.

G.    Saran

Handphone memang sangat besar manfaatnya bagi kita di jaman sekarang ini. Namun jika hanphone ini di gunakan secara berlebihan akan memberikan dampak yang tidak baik. Jadi, sebaiknya diharapkan pada para siswa-siswi agar menggunakan handphone dengan sebaik-baiknya sesuai dengan fungsinya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar